"Hidupnya sangat sederhana, tiada lalai daripada
beribadat, tiada suka membuang-buang waktu kepada yang tidak berfaedah, lagi
pula sangat suka memerhatikan buku-buku agama, terutama kitab-kitab yang
menerangkan kehidupan orang-orang yang suci, ahli-ahli tasauf yang
tinggi".
“Salah sekali persangkaanmu, Sahabat! Bahwasanya air mata tiadalah ia memilih tempat untuk jatuh, tidak pula memilih waktu untuk turun. Air mata adalah kepunyaan berserikat, dipunyai oleh orang melarat yang tinggal di dangau-dangau yang buruk, oleh tukang sabit rumput yang masuk ke padang yang luas dan ke tebing yang curam, dan juga oleh penghuni gedung-gedung yang permai dan istana-istana yang indah.
Bahkan di situ lebih banyak orang menelan ratap
dan memulas tangis. Luka jiwa yang mereka idapkan, dilingkung oleh tembok
dinding yang tebal dan tinggi, sehingga yang kelihatan oleh orang luar atau
mereka ketahui hanya senyumnya saja, padahal senyum itu penuh dengan
kepahitan.”
Di Bawah Lindungan Kaabah
- Brand: Jejak Tarbiah Press
- Product Code: B14
- Availability: In Stock
-
RM12.00
Related Products
Merantau ke Deli
Dari Jawa atau dari Minangkabau ke tanah Deli, sekarang tidaklah “merantau” lagi. Bahkan dari Saba..
RM15.00
Tasawuf Moden
Ramai manusia yang diperdayakan oleh cahaya samar kerana dia dalam gelap. Perasaannya didahulukan d..
RM38.00



